Smartwatch Jadi Target Aksi Kejahatan Terbaru Penjahat Siber


Smartwatch Jadi Target Aksi Kejahatan Terbaru Penjahat SiberSmartwatch Jadi Target Aksi Kejahatan Terbaru Penjahat Siber

Bacait.net –  Saat ini, di era teknologi yang berkembang pesat hampir setiap perusahaan teknologi digital populer telah meluncurkan jam tangan pintar (smartwatch).

Perangkat pakai (wearable device) seperti pelacak kesehatan (fitness tracker) dan smartwatch dari sejak awal memang telah memunculkan suatu kekhawatiran dari sisi keamanan.

Hal ini terutama disebabkan oleh data yang mereka kumpulkan dan transfer ke cloud kemungkinan bisa berakhir di tangan yang salah atau dijual kepada penawar tertinggi.

Vendor fitness tracker melakukan segala cara untuk meyakinkan para pengguna bahwa data-data mereka aman, tetapi pada saat yang sama mereka juga menjual gelang pintar ini secara massal kepada perusahaan.

Sebagai contoh, perusahaan dapat menggunakan perangkat yang dapat dikenakan ini untuk melacak kesehatan para karyawan mereka, yang pasti hal ini bukanlah cara yang baik untuk menangani data-data pribadi para karyawan.

Roman Unuchek, ‎Senior Malware Analyst dari Kaspersky Lab menemukan bahwa hal yang sangat mudah untuk menghubungkan smartphone ke hampir semua fitness tracker, yang juga terhubung ke perangkat lainnya.

“Dengan meretas gelang kesehatan milik saya, para penjahat siber tidak bisa mendapatkan akses ke semua data pengguna karena data ini tidak disimpan di gelang kesehatan ataupun di smartphone aplikasi resmi secara teratur mengirimkan informasi dari gelang kesehatan ke cloud,” ujarnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa seseorang bisa menggunakan smartwatch yang telah diretas untuk mempelajari apa yang kita ketik di numpad. Hal ini bisa dipastikan berakibat buruk bagi pengguna karena bisa saja numpad ini menjadi PIN-pad di ATM atau perangkat pembaca kartu di toko, dan sekarang penjahat siber tersebut mengetahui kode PIN dari kartu kredit Anda.

By Bacait.net 

Apa artikel ini bermanfaat? Share yuk